HUMANIORA 23 Juli 2026 2 Min Read

Gus Muwafiq: AI Itu Permulaan Ecek-ecek

Agar masyarakat tidak terhadang dengan teknologi cloud tersebut, sehingga masyarakat diminta online setiap hari, karena sistem online terkadang sinyalnya rusak.

RE

By Redaksi FORES Indonesia

Jurnalis FORES 23 Juli 2026

Bagikan:
Gus Muwafiq: AI Itu Permulaan Ecek-ecek

KH. Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq. (Dok. suara.com).

JAKARTA - KH. Ahmad Muwafiq atau yang akrab disapa Gus Muwafiq mengungkapkan, bahwa Artificial Intelligence (AI) adalah permulaan yang ecek-ecek. Sebab menurutnya, AI cloudnya belum jauh, masih berada di atmosfer bumi, belum keluar dari galaksi.

"Kalau agama kan dari galaksi ke tujuh, karena cloudnya di galaksi ke tujuh", katanya.

Hal tersebut diungkapkan Gus Muwafiq saat menjadi pembicara pada Diskusi Publik yang bertajuk "Ruang Temu AI dan Agama Menyongsong Masa Depan Kehidupan Beragaman di Era AI" di kantor DPP PKB, Jakarta (15/07/2026) lalu.

Ia mengungkapkan, cloud banyak ditemukan dalam bahasa agama, orang Yahudi menyebutnya Tabut Sulaiman, orang Yunani menyebutnya Kotak Pandora dan orang Islam menyebutnya, Lauhul Mahfudz.

"Itu kan sebenarnya cloud, kalau orang Jepang menyebutnya kantong Doraemon," ujarnya. 

Gus Muwafiq menjelaskan, Nabi Muhammad SAW pernah dinaikkan ke langit ke tujuh untuk melihat cloud tersebut sebagai pusat data.

"Kita ini sudah diajarkan online tiap hari. Sistem online kita karena saking jauhnya cloud manusia dengan dunia, maka untuk menghubungkan itu dibuatlah pemancar, yang oleh Allah SWT supaya bisa berhubungan antar-galaksi," ujarnya. 

Ia mengatakan, agar masyarakat tidak terhadang dengan teknologi cloud tersebut, sehingga masyarakat diminta online setiap hari, karena sistem online terkadang sinyalnya rusak.

"Supaya kita mengetahui cloud ini, downloadnya ada di Al-Qur'an, donwloadnya ada codingnya," jelasnya. (*)

💬 0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tinggalkan Komentar

🔒 Komentar ditampilkan setelah moderasi.