Korea Selatan Pilih Bombardier Global 6500 untuk Perkuat Kemampuan Perang Elektronik
Di tengah meningkatnya dinamika keamanan kawasan, Korea Selatan memperkuat kemampuan perang elektroniknya dengan memilih pesawat Bombardier Defense Global 6500. Platform tersebut akan menjalankan misi Stand Off Jammer (SOJ) untuk mengganggu sistem komunikasi dan radar musuh tanpa harus memasuki wilayah ancaman.
By Muh. Asdar Prabowo
Jurnalis FORES • 23 Juli 2026
(Sumber Foto. AVIATIONPROS).
SEOUL - Korea Selatan memilih pesawat Bombardier Defense Global 6500 sebagai platform utama untuk mendukung program Electronic Warfare (EW) atau perang elektronik. Pesawat tersebut akan dioperasikan dalam misi Stand Off Jammer (SOJ) yang dirancang untuk mengganggu sinyal elektromagnetik musuh dari jarak aman.
Pembelian pesawat dilakukan oleh Korean Air dan telah diresmikan melalui penandatanganan kontrak di Seoul. Sebelumnya, Global 6500 juga telah digunakan Korea Selatan sebagai platform dalam program Airborne Early Warning and Control (AEW&C) atau sistem peringatan dini dan kendali udara.
Bombardier Defense menyebut pemilihan Global 6500 menunjukkan kepercayaan terhadap kemampuan pesawat tersebut dalam mendukung berbagai kebutuhan pertahanan modern, khususnya operasi perang elektronik yang semakin menjadi bagian penting dalam peperangan masa kini.
Wakil Presiden Worldwide Sales Bombardier Defense, Michael Anckner, mengatakan Global 6500 telah digunakan oleh berbagai negara karena memiliki performa tinggi dan fleksibilitas untuk menjalankan beragam misi.
"Pesawat Global 6500 diminati di berbagai belahan dunia karena performa dan fleksibilitasnya. Kami bangga pesawat ini dipilih untuk mendukung dua misi pertahanan yang sangat maju dan berbeda di Korea Selatan," kata Anckner.
Ia menambahkan, rekam jejak Global 6500 dalam mendukung operasi militer menjadi salah satu faktor yang membuat platform tersebut dipercaya berbagai negara.
"Pesawat ini dipercaya karena memiliki rekam jejak yang telah terbukti dalam operasi militer, sekaligus tetap mampu beradaptasi dengan kebutuhan pertahanan yang terus berkembang," ujarnya.
Selain mendukung misi perang elektronik, Bombardier Global 6500 juga dapat dikonfigurasi untuk berbagai operasi lainnya, seperti Intelligence, Surveillance and Reconnaissance (ISR), misi multiguna, evakuasi medis, hingga transportasi kepala negara.
Pemilihan Global 6500 menandai langkah lanjutan Korea Selatan dalam memperkuat kemampuan peperangan berbasis spektrum elektromagnetik di tengah perkembangan teknologi militer yang semakin kompleks. Pesawat tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas operasi militer sekaligus memperkuat kemampuan pertahanan udara negara tersebut. (*)
💬 0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!