POLITIK 23 Juli 2026 2 Min Read

Wali Kota New York: Benjamin Netanyahu Adalah Penjahat Perang

Mereka (Israel) telah melanggar semua nilai-nilai kemanusiaan, siapa saja dengan menggunakan mata hati, dengan hati nurani mereka, harus mengakui kerusakan yang ditimbulkannya, serta pahami bahwa dia (Benjamin Netanyahu) harus diadili oleh pengadilan hukum.

RE

By Redaksi FORES Indonesia

Jurnalis FORES 23 Juli 2026

Bagikan:
Wali Kota New York: Benjamin Netanyahu Adalah Penjahat Perang

Wali Kota New York, Zohran Kwame Mamdani. (Dok. Pribadi).

FORESINDONESIA.ID - Wali Kota New York, Zohran Kwame Mamdani mengatakan, Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu adalah penjahat perang. PM Israel itu adalah arsitek genosida yang mengerikan. 

"Melawan rakyat Palestina, dia bertanggung jawab atas pembunuhan lebih dari 73 ribu orang, mereka merusak puluhan ribu anak-anak," katanya saat memberikan siaran pers melalui Video YouTube Handout by REUTERS, Rabu (22/07/2026).

Dikutip iNews Mamdani mengungkapkan, sebagaimana rakyat Palestina yang selamat, menderita amputasi tanpa anestesi mereka (Israel) menargetkan rumah sakit neonatal dan untuk jutaan orang kelaparan karena dia (Benjamin Netanyahu).

"Saat dia menghalangi makanan dan menghalangi bantuan kemanusiaan sampai kepada mereka (Rakyat Palestina), untuk pembantaian puluhan pekerja dan wartawan," ungkapnya.

Bulan lalu saja, lanjut Mamdani mengatakan, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah mengkonfirmasi bahwa anak-anak Palestina terus disasar secara sengaja dan dibunuh oleh pasukan Israel. 

"Lebih dari depan bulan setelah gencatan senjata, daftar korban terus berlanjut, kita sebagai warga Amerika bayar bom untuk membunuh," ujarnya.

Ia menjelaskan, ada alasan mengapa pengadilan kriminal internasional menerbitkan surat perintah penangkapan terhadapnya (Benjamin Netanyahu). Sebagai manusia, membangun generasi dan menyepakati pemahaman bersama, ternyata ada kejahatan yang sangat serius.

"Mereka (Israel) telah melanggar semua nilai-nilai kemanusiaan, siapa saja dengan menggunakan mata hati, dengan hati nurani mereka, harus mengakui kerusakan yang ditimbulkannya, serta pahami bahwa dia (Benjamin Netanyahu) harus diadili oleh pengadilan hukum," tegasnya. (*) 

💬 0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tinggalkan Komentar

🔒 Komentar ditampilkan setelah moderasi.